Laporkan Penyalahgunaan

MAKAN ENAM KALI SEHARI BERAKIBAT BURUK BAGI KESEHATAN

Kamu pernah nyobain diet dengan makan enam kali sehari dengan porsi kecil ? Gimana efeknya?

Di media, banyak beredar cara menurunkan berat badan dengan 6x Makan dengan Porsi Kecil . Katanya metode ini bisa meningkatkan metabolisme dan diet juga jadi lebih ringan, anti kelaparan. 

Beberapa orang berhasil menerapkan metode ini. Tapi, beneran pakai cara ini aja? Sehat nggak sih untuk jangka panjang? Bisa meningkatkan insulin mu loh dan berakibat buruk bagi kesehatan ..

Kenapa diet dengan makan enam kali sehari akan gagal? Baca artikel ini sampai akhir!


FAKTA DIET - MAKAN ENAM KALI SEHARI BERAKIBAT BURUK BAGI KESEHATAN








Di media banyak beredar cara menurunkan berat badan dengan makan 6 kali sehari dalam porsi lebih kecil, katanya metode ini bisa meningkatkan metabolisme dan diet akan terasa lebih ringan, anti kelaparan, beberapa orang berhasil menerapkan metode ini.

Tapi bener nggak sih cara ini? apakah sehat? dan apa yang terjadi dengan tubuh kita ketika kita menjalani metode ini? Yuk, baca artikel ini sampai akhir jangan di-skip supaya kalian nggak kelewatan setiap informasi berharga.

Di blog ini kalian akan mendapatkan berbagai tips seputar pola makan, diet yang sehat, dan tips bermanfaat lainnya.

Yup, hingga saat ini belum pernah ada hasil penelitian satupun yang mengungkapkan bahwa makan 6 kali sehari memang baik untuk menurunkan berat badan.

Makan 6 kali sehari meskipun dengan porsi kecil adalah salah satu cara yang salah dan menyesatkan.

Beberapa orang mengaku metode ini berhasil untuk menurunkan berat badan.

Namun kita tidak pernah tahu cara apa aja yang diterapkannya Selain makan 6 kali sehari, Selain itu tidak berarti metode ini sehat dan baik untuk tubuh secara jangka panjang, karena ada resiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Apa saja resiko kesehatannya? ketika kalian mulai makan 6 kali sehari, maka makanan yang kalian konsumsi meningkatkan kadar glukosa dalam darah terlalu banyak.

Begitu juga dengan kadar insulin, levelnya juga akan meningkat.

Karbohidrat itu kemudian oleh tubuh kalian akan disimpan sebagai lemak di otot, hati, atau yang terburuk adalah di pankreas.

Lalu dalam jangka panjang, tentu ini bisa meningkatkan risiko obesitas dan kelebihan berat badan kronis.

Setiap kali kalian mengkonsumsi karbohidrat, kalian akan meningkatkan kadar GULA DARAH dan juga INSULIN.

Jika alian mengkonsumsi makanan tinggi protein, maka itu juga akan meningkatkan insulin.

DIET dengan konsumsi gandum atau diet tinggi protein rendah lemak, sama buruknya dan tetap akan berbahaya dalam jangka panjang.

Yang terjadi adalah setiap kalian tidak makan dalam 2 sampai 3 jam, kalian akan selalu kelaparan.

Kalian akan selalu merasa ingin makan lagi, karena makanan yang kalian konsumsi tidak cukup membuat kalian Kenyang dalam waktu yang lama.

Semua karbohidrat yang kalian konsumsi akan mudah hilang dan disimpan di otot, hati, atau pankreas sebagai LEMAK, dan beberapa jam kemudian kalian akan makan lagi.

Jadi yang bilang makan 6 kali sehari tidak bikin kita mudah Kelaparan itu menyesatkan ya.

Justru kita akan terus mudah lapar saat 2 sampai 3 jam tidak makan, apa lagi dengan porsi kecil.

Lalu harus bagaimana? (JAMAN) dahulu sekitar tahun 1940-an orang hanya makan saat sarapan, makan siang, dan makan malam, tidak NGEMIL snack sama sekali diantara waktu tersebut dan baru akan makan lagi keesokan harinya.

Saat itu snack dilarang karena orang tua tahu bahwa snack dapat membuat gemuk.

Kabar baiknya, cara makan yang tampak normal ini justru yang baik, jarak makan yang cukup lama dan tanpa Snack akan aman bagi gula darah dan level insulin.

Tidak ada kesempatan bagi tubuh untuk menyimpan lemak di otot, hati, atau pankreas dan cara inilah yang justru aman.

Sebenarnya pada umumnya kita hingga saat ini juga makan 3 kali sehari yaitu pagi, siang, dan malam.

Namun banyak sekali terjadi kita tidak makan pada jam yang teratur dan kita masih Ngemil di antara waktu makan.

Makan satu atau dua kali sehari dengan jarak waktu makan yang aman atau yang biasa disebut "jendela makan" dan tanpa diselingi snack (NGEMIL) adalah cara terbaik yang aman untuk jangka panjang.

Mereka yang makan dengan tepat waktu dan teratur akan terhindarkan dari penumpukan kalori berlebih dan menghindari resiko kesehatan seperti kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi.

Dengan mengatur waktu makan, maka kita juga dapat mencegah gangguan pencernaan.

Meningkatkan metabolisme tubuh, serta mencegah "resistensi insulin" yang bisa menyebabkan penyakit diabetes, maka pada tahun 1940-an, jarang ada orang terkena penyakit diabetes, resistensi insulin, obesitas, serangan jantung, atau bahkan STROKE.

Dan ini karena cara mereka makan.

Hayo siapa nih Yang ngakunya makannya cuma sedikit tapi NGEMIL nya banyak? nggak heran ya berat badan susah banget turun.

Yuk cobain makan dengan Tempat waktu, dengan jendela makan yang cukup dan tanpa diselingi cemilan.

DIET Jadi tidak menyiksa kalau yang kita perbaiki adalah pola makan kita secara jangka panjang.

Bukan sesaat saja.

Mau yang lebih baik? Cobain "intermittent fasting" dengan setidaknya menahan konsumsi makanan selama 16 jam.

Kalau suka dengan konten ini, jangan lupa di-share supaya teman-teman keluarga dan pasangan kamu tidak Ketinggalan informasi penting dari Blog ini.

Related Posts

Posting Komentar